• ANALISIS DAMPAK TJSL  DENGAN MENGGUNAKAN METODE SROI (SOCIAL RETURN ON INVESTMENT)

Praktik bisnis masa kini tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi (profit), tetapi perlu juga memberikan perhatian kepada aspek lingkungan (planet) dan sosial (people) sehingga mampu menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang. Konsep ini dikenal dengan pendekatan triple bottom line, yaitu perusahaan mengutamakan kepentingan seluruh stakeholders dan tidak hanya kepentingan shareholders. Hal ini juga menjadi perhatian bagi industri perbankan, hingga bank harus menjalankan usahanya ke arah yang lebih ramah lingkungan dan melibatkan aspek sosial. Sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, yaitu bank wajib melakukan aktivitas bisnis yang memberikan dampak pada masyarakat dan lingkungan hidup, yang nantinya akan disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan. Dalam POJK tersebut, Lembaga Jasa Keuangan (LJK) diwajibkan untuk mengalokasikan sebagian dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung kegiatan keuangan berkelanjutan. Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menawarkan penelitian untuk menganalisis dampak ekonomi, sosial dan lingkungan aktivitas TJSL dengan membandingkan manfaat yang diperoleh para stakeholders dari kegiatan tersebut dengan biaya yang telah dikeluarkan, dengan menggunakan metode Social Return on Investment (SROI). Secara umum, tujuan penelitian ini adalah untuk: 1. Memberikan penilaian yang independen atas efektivitas kegiatan TJSL yang telah dilakukan LJK 2. Memberikan masukan kepada LJK usaha-usaha yang bisa dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan TJSL tersebut, maupun kegiatan TJSL yang serupa pada masa yang akan datang. Penelitian Analisis Dampak Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan dari Aktivitas TJSL ini diharapkan akan menghasilkan luaran sebagai berikut: 1. Memberikan analisis yang komprehensif terkait sejauh mana dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan dari aktivitas TJSL yang telah dilakukan 2. Hasil perhitungan SROI dapat dijadikan sebagai rujukan perencanaan strategis dan untuk mengkomunikasikan dampak dari investasi yang dilakukan LJK kepada stakeholders dan shareholders 3. Menjadi referensi dalam merencanakan dan meningkatkan efektivitas kegiatan TJSL LJK pada tahun-tahun mendatang. METODE Metode yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah Social Return on Investment (SROI). Analisis SROI adalah proses memahami, mengukur, dan melaporkan nilai sosial, lingkungan, dan ekonomi yang diciptakan oleh suatu organisasi (NEF, 2008). SROI tidak hanya berbicara mengenai nilai uang, melainkan juga mengukur konsep yang lebih luas yang meliputi nilai-nilai sosial, ekonomi dan lingkungan. Data-data yang digunakan dalam perhitungan SROI ini diperoleh dari laporan aktivitas TJSL dan hasil wawancara atau diskusi dengan stakeholders.

ANALISIS DAMPAK TJSL DENGAN MENGGUNAKAN METODE SROI (SOCIAL RETURN ON INVESTMENT)



Jenis Barang :

Ebook

Anda Harus login sebelum membeli barang
Login

Tags: ANALISIS DAMPAK TJSL DENGAN MENGGUNAKAN METODE SROI (SOCIAL RETURN ON INVESTMENT)